-->

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Buat Kalian Yang Sering Ngucapin Hari Ibu


Sewaktu sd, mungkin teman – teman masih ingat, betapa “sakral”-nya sebuah benda yang bernama raport, karena disitu terdapat nama orang tua kita, yang sudah pasti bakal dijadikan bahan hinaan atau sebagai nama panggilan untuk kita.

Itu dilakukan oleh anak umur 7-13 tahun, mungkin kita masih bisa memakluminya, tapi bagaimana kalau ini dilakukan oleh anak yang sudah lulus dari jenjang sekolah menengah atas, which is umurnya udah diatas 17 tahun dong ya, gampangnya udah tua lah.

Ini true story, tulisan ini bukan maksud menyinggung satu pihak, aku hanya resah dengan “spesies” orang yang kayak gini, di umur yang sudah masuk kategori dewasa, aku pikir menjadikan nama orang tua sebagai bahan hinaan, bukan lah suatu hal yang lucu lagi.

Ya, kalau boleh kasih saran ni ya. mending orang yang jadiin nama orang tua sebagai hinaan diumur segitu, digebukin satu rt aja, atau gak mending disuruh bersihin kolam yang isinya ikan piranha.


Terlepas dari semua masalah yang ada di negara ini (ceilah), ada satu hal yang aku sendiri masih bingung untuk ngejelasinnya, yaitu orang yang ngucapin hari ibu.

Tenang, jangan langsung mau close artikel nya, baca dulu sampai habis biar gak salah paham !

Orang yang sering ngucapin hari ibu ditanggal 22 desember memang gak salah, mungkin sebagai ungkapan kasih sayang (maybe). Tapi, apa gunanya kalian ngucapin “hari itu”, kalau kalian disuruh pergi kepasar aja masih males – malesan ? terus apa gunanya kalian ngucapin kayak gitu, kalau disuruh bantu didapur aja masih suka pura – pura tidur ?.

Dengan kalian buat instastory yang bertuliskan “selamat hari emak, sayang emakk, i love u mak.”, emak kalian juga gak akan tiba – tiba baca story kalian , apalagi yang ibunya, maaf – maaf kata “buta internet” , aku yakin. Itu story gak bakal diliat sama emaknya, paling cuma diliat sama teman – teman-nya doang.

Sekarang coba dipikir, apa faedahnya ngucapin suatu hari yang “spesial” di sosial media, yang jelas – jelas orang yang kita ucapin aja gak bisa ngeliat, ucapan tersebut. ? APAAAAA FAEDAHNYAAA??

Stop, ngelakuin hal yang ga berguna, kalau Cuma biar dibilang gaul, keren, up to date. Haduuh, ini udah tahun berapa ? udah gak zaman, mau keren dengan cara kek gitu, sekarang itu zamannya, keren dengan karya.

Setuju ??

Aku kasih saran, daripada kalian buat story selamat hari ibu, atau apapun itu, mending sekarng kalian temuin ibu kalian, cium tangannya, minta maaf ke beliau. Atas segala dosa kalian kepada mereka. Syukur – syukur, kalau kalian mau bantu masak, atau gak bantu belanja ke pasar. Xixixi

Salam
Penulis Amatiran, yang bercita – cita menjadi penulis proffesional .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentarlah, Selagi Masih Gratis :D